Thursday, 28 December 2017

IP static dan IP DHCP

PENGERTIAN

IP static adalah IP yang disetting manual adan bersifat tetap
IP DHCP ( Dynamic Host Configuration Protocol ) adalah IP yang diberikan secara dinamis dan otomatis ( berubah - ubah )

LATAR BELAKANG

dalam memasukkan IP di komputer ada 2 pilihan. dapat memilih IP DHCP atau static IP. tergantung kebutuhan dan kondisi.


MAKSUD DAN TUJUAN

dapat membedakan ip static dan dhcp, sekaligus dapat mengimplementasikannya

HAL YANG DIHARAPKAN

dapat setting IP sendiri dengan pilihan IP yang sesuai

PROSES PELAKSANAAN

konfigurasi IP di setiap device memiliki fungsi yang berbeda. ada kalanya menggunakan IP static atau IP DHCP. tergantung kondisi yang dibutuhkan. misalnya saat setting LAB. umumnya menggunakan IP static pada settingannya. tapi ada juga yang menggunakan IP DHCP.

perbedaan IP static dan IP DHCP
perbedaanya terdapat pada saat kita menghidupkan komputer kembali. jika IP disetting secara static, maka IP komputer tersebut akan tetap sama. jika IP disetting secara DHCP, maka IP tersebut akan berubah setelah IP tersebut di matikan. selain itu, settingan konfigurasi IP DHCP lebih menguntungkan karena tidak perlu melakukan settingan apapun pada IP address. jadi kita hanya perlu memakainya saja tanpa melakukan settingan IP.

IP DHCP di Linux mint
IP static di Linux min


IP DHCP pada komputer atau laptop di dapatkan dari pihak ISP tetapi bersifat sementara. komputer yang menggunakan DHCP, terlebih dahulu meminta alamat IP dan kemudian akan mengkonfigurasi dengan sendirnya. IP yang didapatkan tergantung waktu berlakunya.

REFERENSI

  • https://www.lifewire.com/what-is-a-static-ip-address-2626012







EmoticonEmoticon